Rabu, 18 Juli 2012

DIREKTUR TELKOM DAN TELKOMSEL KOMITMEN BANGUN EKOSISTEM DNA YANG SEHAT

Direktur Utama Telkom Indonesia Arief Yahya bersama Direktur Utama Telkomsel Alex Sinaga menyatakan bahwa Telkom Group siap membangun ekosistem Device-Network-Application (DNA) yang sehat guna menghadirkan teknologi broadband dengan kualitas terbaik di Indonesia. Komitmen ini merupakan bentuk keseriusan Telkom Group untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang maju dalam bidang industri telekomunikasi.
Pernyataan tersebut disampaikan saat executive meeting dengan Co-Founder Apple Steve Wozniak di Jakarta, Rabu (18/7). Selama hampir 2 jam, Steve Wozniak membahas tentang perkembangan industri teknologi komunikasi dan informasi di dunia. "Kreasi device saat ini begitu mencengangkan, mulai dari pengoperasian dengan indra pengelihatan, indra peraba, hingga yang akan datang, yakni pengoperasian melalui indra penciuman."
Ekosistem DNA di Indonesia saat ini sedang dalam tahap pengembangan dan masih membutuhkan investasi besar agar dapat terealisasi secara ideal. Sedangkan untuk di negara maju, ekosistem DNA sudah terbentuk karena mereka telah menginvestasikannya sejak lama.
Co-Founder Apple Steve Wozniak (tengah), bersama Direktur Utama Telkom Indonesia Arief Yahya (kanan) dan Direktur Utama Telkomsel Alex Sinaga, seusai penyelenggaraan executive meeting di Jakarta, Rabu (18/7). Dalam kesempatan tersebut, Direktur Telkom bersama Direktur Telkomsel menyatakan bahwa Telkom Group siap membangun ekosistem Device-Network-Application (DNA) yang sehat guna menghadirkan teknologi broadband dengan kualitas terbaik di Indonesia.
Menurut Arief Yahya, "Telkom Group optimis mampu mewujudkan ekosistem DNA yang seimbang guna mewujudkan tatanan teknologi komunikasi terdepan dan berkualitas bagi bangsa Indonesia. Untuk membawa Indonesia sebagai negara maju di dunia, maka penerapan teknologi broadband dalam skala besar menjadi pilihan terbaik buat indonesia dan Telkom Group siap selalu menjadi yang terdepan."
Elemen Device-Network-Application di Indonesia saat ini belum menunjukkan keseimbangan. Di satu sisi, kondisi network yang ada masih memerlukan pembenahan agar lebih optimal. Sedangkan di sisi lain, aspek device dan application sudah semakin berkembang ke arah penerapan teknologi yang lebih maju.
"Ekosistem DNA yang sehat dan seimbang akan mampu menghadirkan peradaban teknologi bangsa yang maju, yang berdampak secara langsung bagi kemajuan negara Indonesia," ujar Alex Sinaga pada kesempatan yang sama.
Telkom Group, termasuk Telkomsel di dalamnya, yakin pembangunan ekosistem teknologi broadband yang sehat akan mampu terwujud karena telah memiliki fondasi infrastruktur yang kuat. Telkomsel sendiri memiliki visi ke depan untuk membangun 100 broadband city di Indonesia hingga akhir tahun 2012 dan 340 broadband city hingga akhir tahun 2014.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar